Rabu, 09 Oktober 2019

IKATAN dan UNSUR KIMIA (bagian 2)

Hay hay guys, balik lagi di blogku, btw ini blog ke-4 ku. Blog ke-4 ini masih lanjutan bab dari blog ke-3 aku ya. Oke langsung aja ke materi, semoga bermanfaat.



B. Faktor Elektronik

         Ikatan dan struktur senyawa ditentukan oleh sifat elektronik seperti kekuatan atom-atom penyusun dalam menarik dan menolak elektron. Orbital molekul yang diisi elektron valensi, susunan geometrisnya dipengaruhi oleh interaksi elektronik antar elektron non ikatan.

1. Muatan Inti Efektif
         Muatan positif inti sedikit banyak dilawan oleh elektron negatif bagian dalam (di bawah elektron valensi), muatan inti yang dirasakan oleh elektron valensi suatu atom dengan nomor atom Z akan lebih kecil dari muatan inti Ze. Penurunan ini disebut Konstanta Perisai dan muatan inti netto disebut dengan Muatan Inti Efektif (Zeff)

2. Energi Ionisasi
    



         Energi Ionisasi adalah energi minimum yang diperlukan untuk mengeluarkan elektron dari atom dalam fase gas (gas).
        A(g)-> A+(g) + e(g)
Energi ionisasi (Ei) diungkapkan dalam satuan elektron volt (eV)= 96.49 kJmol-1



Grafik Eergi Ionisasi (Ei)




3. Afinitas Elektron
           Afinitas elektron merupakan negatif entalpi penangkapan elektron oleh atom dalam fasa gas.
Sehingga didefinisikan Afinitas Elktron pertama adalah energi yang dilepaskan ketika 1 mol atom gas mendapatkan satu elektron untuk membentuk 1 mol ion gas.
Afinitas dapat dianggap sebagai entalpi ionisasi anion.
A(=-🔺️Heg)

4. Ke-elektronegatifan
  1) L. Pauling
           Ke-elektronegatifan merupakan parameter paling fundamental yang mengungkapkan secara numerik kecenderungan atom untuk menarik elktron dalam molekul. Skala Pauling justifikasinya paling dekat yang mendefinisikan besaran kuantitatif karakter ion ikatan.
                        Ke-elektronegatifan pauling
  2) A. L. Allerd dan E. G. Rochow
            Ke-elektronegatifan merupakan medan listrik di permukaan atom. Mereka menambahkan konstanta untuk membuat ke-elektronegatifan mereka sedekat mungkin dengan nilai Pauling dengan menggunakan melibatkan jari-jari ikatan kovalen dalam persamaan:
X ar= 0.74+0.36Zeff/r²
    Hasilnya: unsur-unsur dengan jari-jari kovalen yang kecil dan muatan inti efektif yang besar memiliki ke-elektronegatifan yang besar.

  3) R. Mulliken
            Ke-elekteonegatifan sebagai rata-rata energi ionisasi I dan afinitas elektron A
Persamaan: Xm=½(I+A)
Energi Ionisasi: energi eksitasi dari HOMO dan afinitas elektron adalah energi penambahan elektron ke LUMO. Sehingga ke-elektronegatifan adalah rata-rata energi HOMO dan LUMO.

5. Orbital Molekul
         Fungsi gelombang elektron dalam suatu atom disebut orbital atom.
Karena kebolehjadian menemukan elekteon dalam orbital molekul sebanding dengan kuadrat fungsi gelombang dan peta elektronik nampak seperti fungsi gelombang.
    Suatu gelombang fumgsi mempunyai suagu daerah beramplitudo positif dan negatif yang disebut cuping (lobes)
Syarat pembentukan orbital:
1) Cuping orbital atom penyusunnya cocok untuk tumpang tindih
2) Tanda positif atau negatif cuping yang bertumpang tindih sama
3) Tingkat energi orbital-orbital atomnya dekat



Daftar Pustaka:
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ikatan_kimia
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Energi_ionisasi




1 komentar: